Beliau memiliki nama lengkap K.H Muhammad Hasyim Asy'ari, lahir di Gedang, Jombang, Jawa Timur pada tanggal 24 Dzulqa'dah 1287 H atau 14 Februari 1871 M. K.H Hasyim Asy'ari merupakan putra dari pasangan Kyai Muhammad Asy'ari dan Ibu Halimah. K.H Hasyim Asy'ari merupakan putra ketiga dari 11 bersaudara. Dari kecil beliau sudah mempelajari ilmu
Hasyim Asy’ari. Hingga pada akhirnya KH. Hasyim asy’ari menjodohkan KH. Abdul Karim dengan putri Kiai Sholeh dari Banjarmlati Kediri pada tahun 1908. Mendirikan Pesantren Lirboyo. Setelah dua tahun pernikahannya dengan Nyai Siti Khadijah binti Kiai Sholeh, tepatnya pada 1910, KH.
Tak terhitung santri-santrinya yang di kemudian hari menjadi ulama besar dan berpengaruh. Salah satunya KH Hasyim Asy'ari, pendiri NU. Untuk mengenal lebih jauh Mbah Kholil Bangkalan, berikut ini adalah biografi Syaikhona Kholil Bangkalan, melansir laman academia.edu via an-nur.ac.id, Jumat (11/8/2023).
Pada tahun 1876, saat berusia 6 tahun, Hasyim Asy’ari harus meninggalkan kakeknya tercinta untuk mengikuti kedua orang tuanya pindah ke Keras, sebuah desa kecil yang terletak di Selatan kota Jombang. Di desa Keras, Kiai Asy’ari diberi tanah oleh sang Kepala Desa, yang kemudian digunakannya untuk membangun rumah, masjid, dan pesantren.
.
foto kyai hasyim asy ari png